banner 728x250

Leo/Daniel Comeback, Tiga Wakil Indonesia Amankan Tiket ke Babak Kedua French Open 2026

Leo/Daniel comeback(Foto: Ist)
Leo/Daniel comeback(Foto: Ist)
# Mbah WP

Warta7.id – PARIS 22 Oktober 2026 Tiga wakil Indonesia mengawali perjuangan di French Open 2026 dengan kemenangan pada pertandingan babak pertama, Selasa (20/10/2026). Hasil positif diraih ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, serta ganda putri Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti.

Kemenangan Leo/Daniel menjadi salah satu sorotan karena menandai kembalinya pasangan berjuluk The Babies itu ke lapangan setelah Daniel mengalami cedera saat tampil di Denmark Open pekan lalu.

Leo/Daniel menaklukkan pasangan Chinese Taipei, Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen, dua gim langsung dengan skor 21-18, 21-15. Hasil ini menjadi modal penting bagi mereka untuk membangun kembali performa setelah sempat tertunda akibat masalah kebugaran.

Leo mengaku senang dapat kembali bertanding setelah Asian Games. Ia menyebut pertandingan di Paris menjadi momen yang telah dinantikan bersama Daniel.

“Alhamdulillah perasaannya pasti sangat senang, ini pertandingan yang saya tunggu juga setelah Asian Games. Sempat tertunda karena di Denmark Daniel cedera tapi hari ini bisa kembali,” kata Leo.

Leo/Daniel pasangan ganda putra

Meski meraih kemenangan, Leo/Daniel mengakui masih membutuhkan penyesuaian dengan penerapan aturan time clock yang membuat tempo pertandingan terasa lebih terburu-buru.

Daniel juga mengungkapkan bahunya masih terasa nyeri, tetapi kondisinya sudah jauh membaik dibandingkan pekan sebelumnya. Ia menilai komunikasi dan kemampuan mengendalikan permainan menjadi kunci untuk menjaga keunggulan.

“Setelah interval gim kedua, kami ada instruksi dari pelatih untuk bisa bermain lebih tenang dan lebih bisa mengatur pola permainan. Kami mencoba dan berhasil,” ujar Daniel.

Bagi Leo/Daniel, menjaga kondisi fisik menjadi prioritas di tengah ambisi tampil maksimal dan mengejar gelar juara di turnamen tersebut.

Amri/Nita Menang Ketat, Fokus Jadi Evaluasi

Dari sektor ganda campuran, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah juga memastikan langkah ke babak berikutnya setelah mengalahkan wakil Malaysia, Jimmy Wong/Cheng Su Yin, dengan skor 22-20, 21-18.

Pertandingan berlangsung ketat, terutama pada gim pertama ketika Amri/Nita harus bekerja keras untuk mengamankan kemenangan. Setelah melewati persaingan sengit tersebut, keduanya tampil lebih yakin pada gim kedua.

Amri mengakui mereka sempat kesulitan menemukan ritme permainan pada awal laga. Namun, kemenangan di gim pertama membantu pasangan Indonesia itu menentukan strategi yang lebih tepat.

“Alhamdulillah bisa memenangkan pertandingan hari ini walaupun di awal-awal masih mencari ritme yang pas, masih coba ngenakin pukulan. Setelah ambil gim pertama, kami lebih yakin di gim kedua mau main seperti apa,” kata Amri.

Meski menang dua gim langsung, Amri menyoroti hilangnya konsentrasi ketika sudah mencapai match point. Menurutnya, situasi tersebut harus menjadi bahan evaluasi agar tidak terulang pada pertandingan berikutnya.

Sementara itu, Nita menyebut pelatih Nova Widianto meminta mereka melupakan hasil di Denmark Open dan memulai kembali perjuangan di Paris dengan fokus baru.

Ia menegaskan komunikasi menjadi aspek penting dalam menjaga kekompakan, terutama ketika salah satu pemain mengalami kesulitan selama pertandingan.

Perang Saudara Berakhir dengan Kemenangan Tiwi/Fadia

Kemenangan wakil Indonesia lainnya datang dari sektor ganda putri. Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti mengatasi rekan senegara, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, dengan skor 21-19, 21-14.

Pertandingan sesama pasangan Indonesia tersebut berlangsung ketat pada gim pertama. Tiwi/Fadia bahkan sempat tertinggal 14-19 sebelum bangkit dan merebut tujuh poin secara beruntun untuk membalikkan keadaan.

Momentum tersebut menjadi titik penting bagi Tiwi/Fadia untuk mengendalikan pertandingan. Pada gim kedua, mereka tampil lebih percaya diri hingga memastikan kemenangan.

Fadia mengakui menghadapi rekan sendiri bukan perkara mudah karena kedua pasangan sudah memahami pola permainan masing-masing.

“Senang bisa menang tapi sangat disayangkan harus ketemu teman sendiri di babak pertama. Kami sudah tahu pola permainan masing-masing, di latihan pun selalu ramai,” ujar Fadia.

Ia menjelaskan, saat tertinggal pada gim pertama, mereka tidak melakukan perubahan besar dalam strategi. Keduanya memilih saling mengingatkan dan membangun kepercayaan diri untuk mengejar ketertinggalan.

Bagi Tiwi, pertandingan itu juga menghadirkan pengalaman emosional karena harus menghadapi Febriana Dwipuji Kusuma atau Ana, yang sebelumnya menjadi partnernya dalam waktu lama.

Meski demikian, persaingan di lapangan tetap berlangsung profesional. Setelah mengamankan gim pertama, Tiwi/Fadia mampu mempertahankan momentum hingga menutup pertandingan dalam dua gim.

Modal Awal Menuju Persaingan Berikutnya

Tiga kemenangan ini menjadi modal positif bagi Indonesia dalam melanjutkan perjuangan di French Open 2026. Namun, setiap pasangan masih memiliki pekerjaan rumah masing-masing, mulai dari menjaga kondisi fisik, meningkatkan konsistensi, hingga mempertahankan fokus pada poin-poin krusial.

Leo/Daniel perlu terus memantau pemulihan bahu Daniel, Amri/Nita harus memperbaiki konsentrasi saat menghadapi poin penentuan, sedangkan Tiwi/Fadia dituntut menjaga kepercayaan diri setelah melewati pertandingan ketat melawan rekan sendiri.

Dengan kemenangan pada laga pembuka, ketiga pasangan Indonesia memiliki kesempatan untuk melanjutkan langkah dan menjaga peluang bersaing lebih jauh dalam turnamen bulu tangkis bergengsi di Paris tersebut.

**Benksu

banner 325x300
banner 120x600
# Mbah WP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *