Warta7.id – London 16 Oktober 2026 Tokoh internasional di bidang Anti-Aging, Stem Cell, dan Regenerative Medicine asal Indonesia, Prof. dr. Deby Susanti Pada Vinski, MSc, PhD, kembali mengharumkan nama Indonesia di panggung kesehatan dunia dengan hadir sebagai Guest of Honour dalam kongres internasional Profound Health Summit di Inggris.
Kehadiran Prof. Deby Vinski menjadi semakin istimewa karena bertepatan dengan sebuah momen bersejarah (Historic Moment), yakni penyelenggaraan World Consensus untuk kelima kalinya, yang untuk pertama kalinya dilaksanakan di London, United Kingdom, setelah empat kali diselenggarakan di Paris, Prancis.
Dari Paris ke London: Langkah Bersejarah World Consensus
Sebagai Presiden World Council of Stem Cell (WOCS) dan World Council of Preventive, Regenerative and Anti-Aging Medicine (WOCPM), Prof. Deby Vinski terus mendorong kolaborasi internasional untuk membangun standar dan kesepahaman global dalam pengembangan ilmu kedokteran regeneratif.
Penyelenggaraan World Consensus kelima di London menjadi tonggak penting dalam memperluas kerja sama antarnegara, sekaligus memperkuat komitmen untuk menghadirkan pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, beretika, dan berbasis bukti ilmiah bagi seluruh umat manusia.
“This is not just another international meeting. This is a historic moment. After four World Consensus meetings in Paris, today we bring our fifth World Consensus to London, United Kingdom. Together, we are building a better future for patients and for all humanity,” ujar Prof. Deby Vinski.

World Consensus: Menyatukan Negara untuk Kemanusiaan
Menurut Prof. Deby, World Consensus bukan sekadar pertemuan ilmiah internasional, melainkan gerakan bersama untuk membantu berbagai negara mengembangkan standar kedokteran regeneratif yang lebih baik.
Melalui World Consensus, para ilmuwan, dokter, akademisi, dan perwakilan berbagai negara diharapkan dapat membangun kesepahaman mengenai keselamatan pasien, etika, kualitas pelayanan, serta penerapan inovasi medis yang bertanggung jawab.
“Our mission is to unite countries, share knowledge, and help every nation provide the best possible healthcare for their people. Science must serve humanity, and every patient deserves hope, safety, and a better quality of life,” tegas Prof. Deby.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Deby juga mengajak perwakilan berbagai negara untuk berpartisipasi dalam World Consensus dan memberikan dukungan melalui penandatanganan secara langsung maupun melalui email.
Melangkah ke Jepang: Prof. Deby Vinski Akan Pimpin 2nd World Stem Cell & Tissue Engineering Summit 2026
Setelah momentum bersejarah World Consensus di London, Prof. dr. Deby Vinski akan melanjutkan kiprah internasionalnya dalam pengembangan ilmu Stem Cell, Tissue Engineering, dan Regenerative Medicine melalui 2nd World Stem Cell & Tissue Engineering Summit, yang dijadwalkan berlangsung pada 4–5 Desember 2026 di Osaka, Jepang. Kehadiran Prof. Deby sebagai Conference Chair menegaskan kesinambungan kontribusinya dalam membangun dialog ilmiah lintas negara serta mendorong perkembangan bidang Stem Cell dan Tissue Engineering yang mengedepankan keselamatan pasien, etika, inovasi, dan landasan ilmiah.
Rangkaian agenda internasional dari London menuju Osaka juga mencerminkan komitmen Prof. Deby untuk memperluas jejaring kolaborasi global dan memperkuat peran Indonesia dalam percakapan internasional mengenai masa depan kedokteran regeneratif.
Indonesia Menuju Pusat Stem Cell dan Regenerative Medicine Dunia
Sebagai pendiri Celltech Stem Cell Centre di Vinski Tower, Jakarta, Prof. Deby Vinski memiliki visi besar menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat unggulan dunia dalam bidang Stem Cell, Longevity, dan Regenerative Medicine.

Menurutnya, Indonesia memiliki potensi untuk menjadi destinasi kesehatan internasional melalui penguatan fasilitas penelitian, laboratorium berstandar tinggi, inovasi medis, kolaborasi ilmiah, serta pengembangan tenaga kesehatan yang kompeten.
“My dream is to make Indonesia a world hub for stem cell and regenerative medicine. We want the world to come to Indonesia, not only for its beauty, but also for its medical excellence,” ungkapnya.
Melalui partisipasi dan kepemimpinannya dalam berbagai forum internasional, Prof. Deby berharap Indonesia semakin dikenal sebagai mitra strategis dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi medis, dan kolaborasi kesehatan global.
Apresiasi kepada Profound Health Summit
Prof. Deby Vinski juga menyampaikan penghargaan kepada Phil McCann beserta seluruh tim Profound Health Summit atas undangan kehormatan dan dukungan terhadap terselenggaranya forum internasional tersebut.
Ia berharap Profound Health Summit dapat menjadi jembatan yang semakin mempererat kolaborasi antara para pemimpin kesehatan, ilmuwan, dokter, dan institusi internasional.
Membawa Nama Indonesia ke Panggung Dunia
Kehadiran Prof. Deby Vinski sebagai Guest of Honour di Inggris, disusul dengan agenda kepemimpinannya sebagai Conference Chair di Osaka, Jepang, menjadi bagian dari kiprah internasionalnya dalam mendorong kemajuan Stem Cell, Tissue Engineering, dan Regenerative Medicine.
Dari Paris ke London, kemudian menuju Osaka, perjalanan ini merepresentasikan upaya berkelanjutan untuk mempertemukan ilmu pengetahuan, inovasi, etika, dan kemanusiaan dalam membangun masa depan kesehatan dunia.
Menutup pesannya, Prof. Deby menegaskan:
“From Paris to London, from Indonesia to the world, our mission remains the same: One World, One Vision, One Commitment — Better Health for All Humanity.”
**Benksu











