Warta7.id – Nagoya, 30 September 2026 — Perjuangan Alwi Farhan di nomor tunggal putra Asian Games 2026 terhenti di semifinal. Kondisi fisik yang terkuras setelah menjalani rangkaian pertandingan sejak nomor beregu membuat Alwi kesulitan tampil maksimal saat menghadapi unggulan pertama asal Thailand, Kunlavut Vitidsarn.
Alwi yang menjadi unggulan keenam kalah dua gim langsung 13-21, 15-21 dalam pertandingan semifinal.
Sejak tampil di nomor beregu hingga babak individu, Alwi harus menjalani jadwal pertandingan yang padat. Bahkan, ia beberapa kali harus bertanding dua kali dalam sehari.
Alwi mengakui kondisi tersebut turut memengaruhi penampilannya di semifinal. Ia merasa tubuhnya sudah berada pada batas kemampuan sehingga tidak mampu memberikan perlawanan seperti yang diharapkan.
“Alhamdulillah masih bersyukur bisa mencapai babak semifinal. Tentu tidak mudah, tentu capek juga pastinya karena dari main di beregu sampai hari ini bertemu lawan-lawan sangat ketat, ada main dua kali sehari juga,” ujar Alwi.
Alwi mengaku kecewa dengan penampilannya. Ia sebenarnya sudah berusaha memaksakan kondisi fisiknya untuk tetap memberikan perlawanan, tetapi beberapa gerakan membuatnya menyadari bahwa tubuhnya sudah terlalu lelah.
“Saya tidak mau mengeluh dengan apa yang sudah ada. Saya cukup berterima kasih apapun hasilnya harus saya terima. Walaupun jujur, saya kecewa dengan penampilan hari ini,” katanya.
“Saya sudah mencoba dan saya sudah memaksa tubuh saya tapi saya rasa tubuh saya benar-benar kelelahan hari ini sehingga tidak bisa berjuang,” lanjut Alwi.
Menurut Alwi, kondisi tersebut terlihat ketika ia beberapa kali melakukan gerakan di lapangan. Ototnya terasa tidak lagi mampu dipaksa untuk bergerak secara maksimal.
“Saya rasa saya perlu menunjukkan fighting spirit tapi tadi beberapa kali ada gerakan-gerakan yang rasanya otot memang sudah tidak bisa dipaksa,” ungkapnya.

Meski gagal melaju ke final, Alwi menjadikan pengalaman di Asian Games 2026 sebagai bahan evaluasi. Ia menyadari masih ada sejumlah aspek yang harus diperbaiki, terutama kemampuan menjaga performa dalam situasi dengan tantangan fisik yang berat.
“Ini menjadi bagian evaluasi bagi saya. Dengan apapun kondisinya, apapun tantangannya saya harus bisa mengatasi. Saya harus mencoba lebih kuat, lebih belajar dan ke depannya masih banyak hal yang perlu saya kejar,” tutur Alwi.
Alwi sebelumnya datang ke Asian Games 2026 dengan target tinggi, yakni meraih dua medali emas dari nomor beregu dan individu. Target tersebut belum berhasil diwujudkan sepenuhnya.
Namun, pemain muda Indonesia itu masih memiliki kesempatan untuk mengejar target tersebut pada ajang Asian Games berikutnya.
“Sebenarnya targetnya dua emas tapi belum tercapai. Masih ada kesempatan lagi untuk empat tahun ke depan, semoga Tuhan memberikan saya kesempatan,” pungkas Alwi.
**Benksu













