banner 728x250

Geely dan NIO Perluas Ekosistem EV Lewat Investasi Silang dan Integrasi Battery Swapping

Geely memeperkuat kerjasama disektor kendaraan listrik melalui investasi silang (FOTO : Dok : PR Geely)
Geely memeperkuat kerjasama disektor kendaraan listrik melalui investasi silang (FOTO : Dok : PR Geely)
banner 468x60

Warta7.id – Hangzhou, Tiongkok, 2 Oktober 2026 — Zhejiang Geely Holding Group (ZGH) dan NIO memperkuat kerja sama di sektor kendaraan listrik melalui investasi silang dan integrasi infrastruktur energi. Kolaborasi ini mencakup pengembangan teknologi, standardisasi battery swapping, hingga penggabungan jaringan pengisian daya kedua perusahaan.

Kerja sama tersebut melanjutkan kemitraan ZGH dan NIO yang telah berjalan sejak 2023. Dalam kesepakatan terbaru, ZGH akan berinvestasi di NIO Power melalui pengalihan seluruh kepemilikannya di Yiyi Internet Technology Co., Ltd. (Yiyi Power), ditambah investasi tunai sebesar RMB 640 juta.

Example 300x600

Setelah transaksi selesai, ZGH akan menguasai 30% saham NIO Power.

Investasi tersebut akan diarahkan untuk memperkuat jaringan battery swapping NIO Power, terutama dalam mendukung kebutuhan armada komersial dan pengembangan bisnis mobilitas komersial Yiyi Power.

Kedua perusahaan juga akan mengembangkan teknologi dan standar battery swapping yang dapat digunakan secara terintegrasi untuk kendaraan penumpang.

Dalam skema ini, Geely Holding Group akan mengembangkan kendaraan penumpang yang kompatibel dengan teknologi battery swapping. Sementara itu, NIO Power akan menyediakan layanan pertukaran baterai untuk model kendaraan terkait.

CEO Zhejiang Geely Holding Group Andy An Conghui mengatakan, pengembangan industri otomotif tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan skala, tetapi juga membutuhkan infrastruktur yang efisien, aman, ramah lingkungan, dan terhubung.

“Jaringan pengisian daya adalah infrastruktur publik yang dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Karena itu, jaringan ini perlu dibangun bersama, digunakan secara terbuka, dan terhubung antarsistem,” ujar Andy.

Selain battery swapping, kerja sama juga diperluas ke sektor smart charging. NIO akan berinvestasi di Zhejiang Haohan Energy Technology Co., Ltd. (Haohan Energy), anak perusahaan ZGH.

Setelah transaksi tersebut rampung, NIO akan memiliki 10% saham Haohan Energy.

Melalui investasi silang ini, kedua perusahaan akan menghubungkan jaringan pengisian daya masing-masing. Integrasi tersebut ditujukan untuk memperluas cakupan layanan sekaligus meningkatkan efisiensi operasional infrastruktur energi kendaraan listrik.

Founder, Chairman, dan CEO NIO William Li mengatakan, kolaborasi dengan Geely merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi industri kendaraan listrik pintar di tengah perkembangan teknologi yang semakin cepat.

Menurutnya, kerja sama kedua perusahaan mencakup berbagai aspek, mulai dari teknologi dan standar hingga operasional, aset, serta investasi.

Kolaborasi Geely dan NIO menunjukkan semakin pentingnya pembangunan ekosistem energi dalam pengembangan kendaraan listrik. Selain teknologi kendaraan, ketersediaan jaringan pengisian daya dan battery swapping menjadi bagian penting dalam mendukung penggunaan EV secara lebih luas.

**Benksu

banner 325x300
banner 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *