Warta7.id – Jakarta 9 Oktober 2026 Sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan stasiun yang bersih dan ramah lingkungan, sekaligus mendorong pengelolaan sampah berkelanjutan, KAI Services menghadirkan Tempat Pengelolaan Sampah (TPS) 3R di Stasiun Gambir. Fasilitas ini menjadi proyek percontohan (pilot project) pengelolaan sampah dengan mengusung konsep Reduce, Reuse, dan Recycle.
Pembangunan TPS 3R ini juga menjadi bagian dari program Waste Management yang diharapkan dapat mendukung pengurangan emisi karbon melalui penurunan emisi CO2, peningkatan kualitas lingkungan stasiun, serta terciptanya area pelayanan publik yang lebih bersih dan nyaman bagi pelanggan kereta api. Selain itu, fasilitas ini bertujuan menyosialisasikan dan membudayakan prinsip 3R kepada para penumpang di Stasiun Gambir, Jakarta.
Peresmian TPS 3R di Stasiun Gambir dilaksanakan pada 8 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 KAI. Inisiatif ini menjadi wujud dukungan KAI Group terhadap prinsip keberlanjutan (sustainability) melalui pengelolaan sampah yang lebih profesional dan ramah lingkungan.
Dalam sambutannya pada acara peresmian TPS 3R di Stasiun Gambir, Direktur Utama KAI Services, Krisna Arianto, mengatakan bahwa peresmian fasilitas ini merupakan wujud nyata dukungan KAI Services terhadap ekosistem dan program Environmental, Social, and Governance (ESG).
Melalui TPS 3R, KAI Services ingin mengurangi volume sampah yang selama ini langsung dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) agar dapat diolah terlebih dahulu. Ke depannya, TPS 3R diharapkan mampu membiayai operasionalnya sendiri, termasuk kebutuhan listrik, peralatan, dan perlengkapan, melalui pemilahan serta pemanfaatan sampah.
“Melalui TPS 3R ini, KAI Services terus mendorong terciptanya ekosistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi di lingkungan stasiun. Inisiatif tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumbernya sekaligus mendukung terciptanya lingkungan stasiun yang lebih bersih, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Krisna.
Sementara itu, Vice President Corporate Secretary KAI Services, Ixfan Hendriwintoko, menjelaskan bahwa pembangunan TPS 3R di Stasiun Gambir dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. Mereka antara lain KAI Group, KAI Services, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Dinas Lingkungan Hidup, mitra pengelola lingkungan seperti Enviro, Kepul.id, dan PT Anak Bangsa Juara, mitra ekonomi sirkular, serta partisipasi aktif masyarakat dan pelanggan kereta api.

Sinergi tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dari hulu hingga hilir.
“Kehadiran TPS 3R di Stasiun Gambir tidak hanya ditujukan untuk mengurangi volume sampah yang berakhir sebagai residu, tetapi juga mengubah sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna dan berpotensi memberikan manfaat ekonomi. Melalui proses pemilahan dan pengolahan yang tepat, sampah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai dapat dimanfaatkan kembali maupun diolah menjadi produk baru,” ujar Ixfan dalam keterangan resminya pada Kamis (8/10).











